Perangkat CCTV

perangkat cctv

Sebuah perangkat CCTV berisi kamera, perekam, dan monitor. 1 dari 3 komponen tersebut hilang, maka CCTV tidak dapat bekerja, bahkan tidak bisa lagi disebut CCTV. Seiring dengan perkembangan teknologi, masing-masing komponen mengalami peningkatan kualitas. Migrasi pun terjadi, dari gambar SD ke HD, dari DVR analog ke digital, dan dari monitor tabung ke monitor LCD. Masing-masing komponen memiliki banyak jenisnya.

Kamera CCTV berfungsi mengambil gambar dan melakukan pengawasan. Perekam berfungsi merekam gambar dan menyimpannya dalam bentuk data. Sementara, monitor berfungsi menampilkan pengawasan yang dilakukan kamera. Terdapat 2 sistem CCTV. Pertama, sistem analog. Kedua, sistem IP. Beda sistem, beda juag komponen yang digunakan. Sistem IP merupakan sistem modern. Kendati demikian, sistem analog masih banyak digunakan.

Jenis-Jenis Perangkat CCTV

Komponen pertama dari perangkat CCTV adalah kamera CCTV. Tidak semua kamera CCTV cocok untuk keperluan publik dan privat. Berikut adalah 5 jenis kamera CCTV yang paling umum digunakan.

  1. Kamera Dome

Kamera berbentuk kubah ini dapat Anda temukan di banyak tempat, mulai dari universitas, restoran, hotel, dan rumah pribadi. Kamera dome merupakan kamera CCTV yang tepat untuk pengawasan di dalam ruangan (indoor).

  1. Kamera Bullet

Kamera berbentuk silinder ini memiliki visibilitas yang tinggi. Kamera bullet tahan cuaca dan suhu, serta cocok digunakan di luar ruangan (outdoor). Kamera bullet banyak digunakan di pabrik, industri, dan bahkan peternakan.

  1. Kamera PTZ

Kamera PTZ mampu berputar 360 derajat, menyoroti ke berbagai arah. Dengan kemampuan zoom yang tinggi, kamera PTZ biasa digunakan untuk mengawasi aset sangat berharga, seperti benda antik dan brankas.

  1. Kamera C-Mount

Kamera C-Mount umum digunakan sebagai kamera pengawas lalu lintas dan logistik. Kamera C-Mount cocok digunakan di luar ruangan untuk mengawasi kemungkinan tindakan kriminal dan objek yang melaju cepat.

  1. Kamera IP

Kamera IP sudah terintegrasi dengan jaringan internet. Artinya Anda bisa mengakses gambar langsung dari laptop dan ponsel. Kamera IP cocok untuk Anda yang sering bepergian jauh meninggalkan bisnis dan keluarga.

Jenis-Jenis Perekam Pada Perangkat CCTV

Komponen utama perangkat CCTV selanjutnya adalah perekam. DVR dan NVR adalah jenis perekam CCTV yang paling banyak digunakan saat ini. Berikut adalah penjelasan dari kedua jenis perekam CCTV tersebut.

  1. DVR (Digital Video Recorder)

DVR memproses data video pada perekam. Perangkat CCTV pada DVR membutuhkan kabel untuk melakukan perekaman. Tipe kamera CCTV yang digunakan adalah kamera analog dengan kualitas gambar yang lebih rendah dari standar gambar masa kini. Selain itu, DVR juga memiliki kemampuan perekaman audio yang terbatas.

  1. NVR (Network Video Recorder)

NVR berfungsi memproses data pada kamera untuk kemudian disiarkan ke perekam. Perekam tersebut berfungsi sebagai penyimpanan data dan TV jarak jauh. Tipe kamera NVR adalah IP kamera. NVR dapat digunakan dengan atau tanpa kabel. Kualitas gambar dan audio yang dihasilkan berkualitas tinggi dan sesuai dengan standar masa kini.

Jenis-Jenis Monitor

Monitor adalah komponen yang terakhir pada perangkat CCTV. Hanya ada 2 tipe monitor CCTV. Ke-2 tipe monitor tersebut adalah monitor LCD atau plasma dan monitor test. Monitor LCD digunakan untuk pengawasan (menonton). Kualitas gambarnya bergantung kamera dan TV yang digunakan. Sementara, monitor test digunakan untuk pengujian, pemeriksaan, dan pemasangan. Monitor test ini biasanya berbentuk portable dan berukuran kecil.

Monitor test ini biasanya hanya digunakan teknisi. Kami menjual perangkat CCTV beragam sistem dengan harga yang terjangkau. Perangkat tersebut tersedia dalam bentuk paket atau per komponen (satuan). Kualitas komponen bervariasi bergantung kualitas teknis dan merek. Selain itu, Kami juga menawarkan jasa pemasangan CCTV di berbagai tempat dan untuk berbagai keperluan. Kualitas teknisi Kami profesional dan berpengalaman.

Kontak Pasang CCTV

 

Leave a Reply